Ribuan Batik Nusantara di Pekalongan

museum batik
Sejarah




Batik resmi diakui sebagai warisan budaya nusantara oleh Unesco pada tahun 2009. Sebagai warisan nusantara, batik memiliki sejarah panjang yang seharusnya diketahui semua anak bangsa. Sayangnya tidak banyak dokumen dapat diakses dengan mudah bagi anak-anak bangsa untuk mengetahui sejarah batik lebih dalam. Namun Anda tidak perlu bingung untuk mencari sejarah batik dan perkembangannya. Karena dokumen hingga koleksi batik bersejarah nusantara dapat digali lebih banyak di Museum Batik Pekalongan.


Museum batik pekalongan

Upaya melestarikan warisan budaya nusantara terus dilakukan pemerintah. Batik sebagai salah satu warisan nusantara yang tengah diperkenalkan secara massive di dunia, juga terus dijaga, baik bukti-bukti sejarah hingga perkembangannya. Pekalongan sebagai kota batik, seperti tidak ingin menyia-nyiakan julukannya, berinisiatif membangun sebuah tempat yang memiliki dokumentasi lengkap mengenai batik, sejarah dan perkembangannya. Tepat pada tahun 2006, Museum Batik Pekalongan diresmikan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Museum Batik Pekalongan terletak di Jalan Jetayu. Museum batik ini merupakan bekas bangunan peninggalan Belanda. Bersanding dengan beberapa gedung peninggalan Belanda lainnya seperti kantor pos, kantor gubernur dan Sungai Loji. Sebelum menjadi gedung museum seperti sekarang, dulunya merupakan City Hall, gedung pemeriksa keungan yang mengendalikan beberapa pabrik gula. Museum Batik menyimpan dokumen hingga koleksi batik nusantara selama beberapa generasi. Jumlah koleksi batik di dalam museum mencapai ribuan.

Ruang Pamer Museum

Ribuan koleksi batik nusantara yang ada di dalam museum ditampung dalam beberapa lokasi ruang pamer yang berbeda-beda. Ruang pamer pertama digunakan untuk menampilkan koleksi batik yang berasal dari berbagai daerah seperti Pantura yang dikenal dengan batik pesisiran, Pekalongan, Lasem Rembang dan batik Cirebon yang menampilkan motif-motif berbeda. Batik Lasem dikenal dengan ciri khas motif Cepok dan rumpa. Batik Pekalongan dengan motif Buketan Mas. Sedangkan batik Cirebon sangat khas dengan motif Buketan Latar Banji dan Mega Mendung.

Ruang pamer kedua berisi koleksi batik nusantara yang juga berasal dari berbagai macam daerah. Salah satunya adalah batik Juwana yang memiliki motif Lok Chan. Ada juga batik Pati dengan motif Blebak Peksi Manyaran. Hingga batik Kalimantan Timur dengan motif Aso Kepala Tumpal Pasung. Ada juga batik Bogor dengan motif Kujang, batik Riau dengan motif Dholorong Kembang, batik Bengkulu motif Besurek, batik India dengan motif Tiruan Patola. Ruang pamer ketiga menampilkan koleksi batik yang menjadi ciri khas penduduk pedalaman. Salah satu contohnya adalah Yogyakarta, batik Solo dan koleksi batik yang dipakai para tokoh nasional seperti menteri hingga ibu negara.

Ruang Belajar Membatik




Berbeda dengan museum sejarah yang Anda kunjungi, Museum Batik tidak hanya memiliki ruang pamer untuk ribuan koleksi batiknya. Namun telah disediakan ruangan khusus yang memungkinkan para pengunjung belajar langsung cara membatik. Pertama kali Anda akan diperkenalkan dengan berbagai macam alat-alat yang digunakan untuk membatik diantaranya canting. Selain itu Anda juga akan diperkenalkan dengan beberapa bahan yang diperlukan selama membatik seperti lilin, bahan pewarna hingga kain yang nantinya akan dilukis.

Anda tidak hanya dapat belajar bagaimana proses membuat motif batik tulis nusantara. Namun Anda juga memiliki kesempatan untuk belajar membuat batik cap. Tentunya dipandu dengan tenaga profesional yang telah terlatih untuk membuat batik. Untuk Anda yang ingin membeli souvenir batik nusantara seperti yang telah ditunjukkan pada ruang pamer, telah disediakan pula tempat-tempat khusus yang menjual kain batik. Anda hanya perlu memilih jenis kain batik nusantara yang memiliki warna cantik dengan motif indah untuk dibawa pulang.

sejarah batik jambi
Sejarah
Awal Mula Lahirnya Batik Jambi

Batik Jambi awalnya tertulis pada makalah yang di buat EM. Gosling dalam berita mingguan Kolonial “TIMUR serta BARAT” nomor 52 tahun 1929 serta Nomor 2 tahun 1930. Di sini di terangkan jikalau inventor Batik di wilayah Jambi ialah Tasilo Adam serta ia menyebar berita di bulan Januari 1928 buat selanjutnya disebar luaskan kepada rakyat dengan perantaraan Resident Jambi Tuan Ezarman kala itu. Menurut berita ini kerajinan tangan Batik …

motif batik semarang
Sejarah
Motif Batik Semarang Dan Sejarahnya

Semarang Jawa Tengah memiliki sebutan kota atlas,sebagai pusat kota sekaligus ibukota Jawa Tengah.Sebenarnya tidak begitu banyak yang mengetahui bahwa di kota ini juga menghasilkan banyak kerajinan batik. Batik Semarang juga memiliki sebutan Batik Semarangan. Pada zaman pendudukan belanda,di desa  Rejomulyo konon sudah terdapat pengrajin batik,di beritakan pula pada zaman Jepang …

batik pesisir
Sejarah
Mengenal Sejarah Batik Pesisir

Banyak yang menganggap bahwa penampilan batik pesisir ini tidak elegan seperti batik pedalaman. Namun motifnya yang sporadis dan tidak pakem, membuat batik pesisir justru memiliki keunikan tersendiri. Hal ini tidak lepas dari sejarah batik pesisir yang sangat panjang dengan melibatkan pengaruh budaya-budaya dari luar seperti Tiongkok dan Belanda. Juga melibatkan …