motif batik minahasa
Sejarah

Minahasa merupakan sebuah kabupaten di sulawesi utara,dan kota tondano sebagai Ibu kotanya.Perlu di ketahui kain tenun dari daerah ini sangat terkenal akan keindahanya Selaras pula dengan keindahan alam dari daerah ini.,Selain itu juga motif kain batik dari daerah ini juga menarik untuk kita ketahui,Batik Minahasa merupakan kekayaan budaya khas dengan goresan kuno sebagai motif batik yang mengarah kepada nilai-nilai budaya serta kearipan lokal masyarakat Minahasa.Diantara motif batik yang paling terkenal dan yang paling mendominasi motif batik minahasa adalah motif berbentuk kuburan para leluhur warga Minahasa yang biasa di sebut dengan sebutan Waruga,Waruga adalah Makam atau kuburan dari para leluhur masyarakat Minahasa yang terbuat dari batu.Yang berbentuk seperti berikut,Bagian atasnya menyerupai bumbungan rumah berbentuk segi tiga,Sedangkan bagian bawahnya berbentuk kotak kubus yang terdapat ruang di bagian tengahnya.




Tatanan motif batik Minahasa pada segitiga bagian atas waruga ini terdapat pula relief yang di sebut tonaas,terdapat dua bagian yang menghiasi yaitu;

Pertama,Tonaas ang kayobaan,berupa sosok laki laki gagah perkasa yang bisa menguasai mahluk lain.

Kedua;Tuama loor atau di sebut juga leos sebagai reprentasi laki laki berbentuk manusia kankang.

Terdapat juga relief berbentuk kembang teratai dengan posisi berlawanan arah pada waruga bagian bawah.Arah gambar kembang teratai ini ada yang menghadap ke atas dan ada yang meng hadap kebawah selang seling membentuk suatau garis yang tersusun dengan baik.Motif Batik inilah yang di namakan motif batik Ma’sungkulan.

Motif-motif batik minahasa yang lain selain kedua motif di atas antara ada lagi seperti,

Motif batik tarawesan paredey,wewengkalen,ma’suiyan,dan masih banyak lagi.motif batik tarawesan paredey biasanya berbentuk geometris yang berbentuk garis-garis merupakan simbol garis kehidupan manusia dari dua arah,atas dan bawah.

Sedangkan motif batik wawengkalen dengan ciri khasnya yaitu,gambar menyerupai mahluk melata seperti ular yang memiliki dua kepala,sebagai lambang keabadian.

Motif batik Ma’suiyan pula menggambarkan bentuk sayap manuk pisok(teteleb ne pisok)motif batik inilah yang paling populer di minahasa.

Sedangkan motif batik karengkom adalah motif batik yang baru ada pada zaman modern seperti sekarang ini dengan melalui tahapan dan kombinasi di antara ragam motif-motif batik minahasa.motif batik ini tergolong baru dan mempunyai ciri khas dari minahasa.

motif batik aceh
Sejarah
Melihat Sejarah Motif Batik Aceh Dan Penjelasanya

Propinsi Aceh yang sekarang lebih di kenal sebagai Nangro Aceh Darussalam (NAD) Disebut Juga Daerah Istimewa Aceh,terletak paling utara sumatera dan merupakan provinsi paling barat dari wilayah Indonesia.Dengan Kota Banda Aceh Sebagai ibu kota Provinsi.Tidak seperti di pulau jawa pada umumnya,di tanah rencong ini sebenarnya tidak memiliki budaya batik membatik.tetapi …

sejarah batik jambi
Sejarah
Awal Mula Lahirnya Batik Jambi

Batik Jambi awalnya tertulis pada makalah yang di buat EM. Gosling dalam berita mingguan Kolonial “TIMUR serta BARAT” nomor 52 tahun 1929 serta Nomor 2 tahun 1930. Di sini di terangkan jikalau inventor Batik di wilayah Jambi ialah Tasilo Adam serta ia menyebar berita di bulan Januari 1928 buat selanjutnya disebar luaskan kepada rakyat dengan perantaraan Resident Jambi Tuan Ezarman kala itu. Menurut berita ini kerajinan tangan Batik …

motif batik semarang
Sejarah
Motif Batik Semarang Dan Sejarahnya

Semarang Jawa Tengah memiliki sebutan kota atlas,sebagai pusat kota sekaligus ibukota Jawa Tengah.Sebenarnya tidak begitu banyak yang mengetahui bahwa di kota ini juga menghasilkan banyak kerajinan batik. Batik Semarang juga memiliki sebutan Batik Semarangan. Pada zaman pendudukan belanda,di desa  Rejomulyo konon sudah terdapat pengrajin batik,di beritakan pula pada zaman Jepang …