Batik Nambo Semakin Dikenal Di Dunia

batik nambo
news




Nama Batik Nambo mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi batik tenun Nambo yang merupakan batik Khas dari Kabupaten Banggai ini ternyata semakin mendunia. Karena pada bulan Februari ini, batik Nambo akan tampil di pagelaran fashion kelas Internasional, New York Fashion Week yang akan digelar di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat.




Ternyata keikutsertaan Batik Nambo dalam ajang fashion tingkat internasional ini bukan yang pertama kali, karena Batik Nambo juga telah menunjukkan kualitasnya dengan mengikuti ajang fashion dunia pada bulan September 2017 silam dan sukses menjadi pusat perhatian pengunjung ajang fashion tersebut. Sehingga New York tidak ragu untuk mengundang Batik Nambo kembali dalam acara New York Fashion Week.

Hal ini tentu saja membuat semua pihak dan Bangsa Indonesia merasa bangga dengan keberhasilan Batik yang merupakan warisan asli asal Indonesia mampu diakui di dunia. Itu juga yang dirasakan oleh Bupati Banggai Herwin Yatim yang mengungkapkan kegembiraannya ketika Batik Nambo berhasil menembus event berkelas internasional, salah satunya seperti New York Fashion Week.

“Kita sangat bangga, upaya kita mengangkat batik atau tenun nambo. Suatu karya yang harus kita banggakan dan bela,” aku Bupati Bingga, Herwin Yatim saat hadir pada peresmian Pusat Pelatihan Batik dan Tenun Nambo beberapa waktu lalu di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Pusat Pelatihan Batik dan Tenun Nambo ini diprakaesai oleh Nani Lalusu (NL) yang juga berupaya untuk memberdayakan masyarakat untuk memproduksi batik dan tenun Nambo, sehingga akhirnya Batik Nambo dapat dikenal oleh dunia.

Selaku Bupati Banggai pun, Herwin Yatim melakukan upaya untuk melestarikan Batik Nambo sekaligus membuat Batik Nambo lebih dikenal di Indonesia dan dunia, beliau membuat surat edaran dan memberikannya pada aparatur sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Kabupaten Banggai agar menggunakan Batik Nambo saat bekerja dan memasukkan Batik Nambo dalam seragam wajib pada hari hari tertentu.

Upaya ini pun dianggap berhasil bukan hanya untuk membuat Batik Nambo menjadi dikenal oleh masyarakat Banggai dan Indonesia hingga dunia, tapi juga mampu meningkatkan penjualan Batik Nambo dan berhasil mensejahterahkan pengrajin batik dan tenun Nambo.

Saat ini di Banggai, jumlah ASN dapat mencapai anggka sekitar 8.000 orang, Jika dirata-ratakan satu tenun dan batik Nambo dapat dihargai sekitar 300 ribu. Maka jika diakumulasikan uang yang dibelanjakan untuk membeli batik dan tenun Nambo dapat mencapai sekitar 2,4 miliar. Jumlah ini belum dihitung dari masyarakat umum yang membeli batik dan tenun Nambo yang merupakan produk kebanggaan Kabupaten Binggai ini.

Herwin Yatim juga menceritakan pengalaman pertama dan alasan mengapa batik dan tenun Nambo ini bisa berhasil menembus kancah internasiona. Ternyata semuanya bermula dari pertemuan dan perkenalan pertamanya yang tidak sengaja dengan Desainer asli Yogyakarta yang bernama Ryani Utami. Dari perkenalan yang tanpa sengaja tersebut, membawakan ide untuk membawa batik dan tenun Nambo ke acara fashion tingkat internasional. Dari sini lah awal mula pengenalan dunia dengan batik dan tenun Nambo.

Ternyata tidak hanya di New York Fashion Week saja batik dan tenun Nambo ini diperkenalkan, tapi juga pada saat Herwin Yatim menghadiri kongres gizi internasional yang berlangsung di bulan Oktober 2017 lalu di Argentina, Herwin Yatim juga mengungkapkan dirinya turut memperkenalkan batik Nambo. Herwin Yatim juga memperkenalkan tenun Nambo yang memiliki beberapa motof menarik seperti di antaranya Manuk Maleo (Burung khas Banngai), Cardinal Fish, Pasula, Tampok dan masih banyak yang lainnya.



Untuk itu, kini kawasan Nambo dikenal menjadi sentra pengembangan tenun ini dengan memberdayakan warga setempat. Pemerintah Banggai berharap selain mampu meningkatkan perekonomian warga Nambo tapi juga mampu meningkatkan kualitas batik dan tenun Nambo sehingga dapat dikelan di seluruh Indonesia hingga di dunia.

Apabila dilihat, memang motif tenun Nambo memiliki nuasa pesisir yang sangat kental. Hal ini dikarenakan wilayah Nambo merupakan daerah yang berada di pesisir pantai Banggai.

adiwastra-nusantara-2018
news
Adiwastra Nusantara 2018,Pameran karya Wastra Adati

Adiwastra Nusantara 2018,Pameran ini menampilkan karya wastra adati atau kain tradisional unggulan dari seluruh daerah di Indonesia.Membanjirnya Model baru di gaya busana memberikan inspirasi terhadap Adiwastra Nusantara yang menawarkan trend yang lebih kekinian bagi konsumen dan para Pengoleksi kain tradisional unggulan. Budaya Tradisional semakin hari semakin mendapat tempat yang istimewa …

trend baju batik buat lebaran 2018
news
Trend Baju Batik Buat Lebaran 2018

Tidak terasa beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan Yang berarti lebaran juga sudah di depan mata,sebagai umat islam momen Ramadhan dan lebaran adalah momen yang di tunggu-tunggu sekali kehadiranya.Sehingga segala sesuatunya di persiapkan sedemikian rupa untuk menyambut bulan ramadhan dan momen lebaran,diantaranya adalah trend berbusana untuk menunjang …

zumi zola-berbatik jambi
news
Zumi Zola Pakai Batik Jambi

Memakai batik Jambi sudah merupakan ciri khas dari Bapak Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli,Terlihat di berbagai kesempatan dan acara formal maupun non formal pria 36 Tahun ini selalu mengenakan batik jambi.Sepertinya ini adalah bentuk upaya beliau untuk memperkenalkan hasil seni batik,khususnya batik Jambi. Sejalan juga dengan sang istri Sherrin Tharia …